Bagaimana Cara Anda Mengenal Audience Sebelum Presentasi?
Sejak Agustus 2023 kemarin alhamdulillaah saya dapat kembali sejenak ke Indonesia untuk mengambil data dalam rangka PhD saya di Delft University of Technology. Salah satu hal yang menyenangkan buat saya sekaligus agak terkejut adalah diamanahkannya saya untuk membawakan kembali beberapa mata kuliah di Departemen Teknik Industri selama saya berada di Indonesia ini. Menariknya, semua mata kuliah yang saya bawakan ini adalah mata kuliah baru yang belum pernah saya bawakan sebelumnya. Salah satu mata kuliah yang saya bawakan semester ini adalah Keterampilan Interpersonal (Interpersonal Skills).
Keterampilan interpersonal pada intinya adalah mata kuliah untuk mempelajari bagaimana menjalin hubungan antar manusia (interpersonal). Salah satu sub-keterampilan interpersonal yang penting tentu saja adalah kemampuan berkomunikasi. Keterampilan inilah yang banyak sekali coba saya sampaikan dalam kelas. Alhamdulillaah pengalaman saya dalam 10 tahun terakhir sebagai coach dan trainer sangat membantu saya untuk membawakan kuliah ini.
Tulisan di atas hanya intermezzo saja ya, untuk memberikan update kabar saya, hehe. Adapun yang ingin saya bagikan kepada sahabat pembaca semua di sini adalah salah satu materi yang saya bawakan dalam kelas keterampilan interpersonal, yaitu strategi untuk mempersiapkan presentasi.
Pernahkah Anda melakukan presentasi? Tentunya pernah, bukan? Di masa modern sekarang ini, hampir semua orang tidak pernah terlepas dari yang namanya presentasi. Mulai dari Sekolah Dasar, hingga berkarir, mungkin banyak dari kita yang sudah melakukan puluhan kali presentasi. Walaupun kesannya presentasi itu adalah suatu ‘hal biasa’ dan cenderung mudah untuk dilakukan, namun kita dapat belajar bahwa ada banyak strategi yang bisa kita pelajari agar presentasi kita lebih baik. Salah satu strategi yang bisa kita lakukan adalah audience profiling, yaitu mengenal audience sebelum presentasi.
Selama 10 tahun terakhir saya menjadi seorang trainer dan juga dosen, melakukan audience profiling terbukti banyak sekali manfaatnya untuk saya. Dengan melakukan audience profiling, saya dapat mengenal terlebih dulu audience yang akan mendengarkan presentasi saya, sehingga saya dapat merancang alur materi dan juga jokes yang pas (jika memang ada dan dibolehkan). Selain itu, melakukan audience profiling akan membantu kelancaran presentasi dari aspek – aspek non-teknis, seperti misalnya membuat persiapan kostum yang lebih baik, serta pemilihan kosakata yang lebih bijak saat saya membawakan materi.
Lalu, apa saja informasi yang kita butuhkan untuk melakukan audence profiling? Berasarkan dari pengalaman saya membawakan presentasi serta training, berikut ini adalah beberapa checklist yang dapat digunakan untuk melakukan audience profiling:
- Apa latar belakang mereka (what is their background)?
- Bagaimana kondisi mood mereka (What mood will they be in?)
- Berapa rentang umur mereka (What age range are they?)
- Bagaimana keragaman budaya di antara mereka (How culturally diverse will they be?)
- Berapa banyak orang yang akan hadir? (How many will there be?)
- Pekerjaan atau profesi apa yang mereka lakukan? (What job(s) do they do?)
- Jabatan apa yang mereka miliki, dan apakah jabatan tersebut penting diperhatikan? (What is the hierarchy, and is it important to their culture?)
- Apakah boss atau pemimpin mereka akan hadir sebagai peserta presentasi (Will the boss be present?)
- Apakah kehadiran boss atau pimpinan akan menentukan mood para audience? (How will that affect the mood?)
- Apakah minat atau ketertarikan mereka? (What are they interested in?)
- Apakah permasalahan yang pernah mereka alami? (What problems do they have?)
- Apa saja tantangan – tantangan yang sedang mereka hadapi saat ini (What are their current challenges?)
- Adakah kemungkinan keberatan dari audience terkait dengan pesan yang ingin disampaikan? (What could their objections be to your message?).
Daftar pertanyaan di atas dapat digunakan untuk melakukan audience profiling apabila Anda tidak tahu harus memulai dari mana. Dengan menggunakan pertanyaan – pertanyaan di atas, secara pribadi saya menjadi lebih mudah untuk menyiapkan presentasi. Jawaban pertanyaan di atas membantu saya bagaimana memilih kata, jokes, mengatur durasi, flow, hingga bagaimana merancang slide yang menarik untuk audience.
Mudah – mudahan apa yang saya tuliskan sedikit di atas dapat bermanfaat untuk Anda, khususnya bagi yang sedang mempersiapkan presentasi ya.
Salam,
Arry Rahmawan


Leave a Comment