Prinsip S.M.A.R.T.E.R untuk Membuat Resolusi Tahun Baru 2022

Mengenal Prinsip SMARTER untuk Membuat Resolusi Tahun Baru 2022

Hari saya berkesempatan untuk menjadi narasumber di PT. Cipta Krida Bahari (CKB) Group untuk berbagi tentang tips dan trik bagaimana cara untuk membuat resolusi tahun baru di 2022. Pada kesempatan tersebut, ada 3 teknik yang saya berikan. Artikel ini akan membahas salah satu strategi yang saya bagikan, yaitu: Prinsip S.M.A.R.T.E.R, atau bisa juga disebut sebagai prinsip SMARTER untuk Membuat Resolusi Tahun Baru 2022.

Banyak orang mungkin sudah mengetahui bahwa salah satu teknik yang sering diajarkan dalam goal-settings adalah SMART Goals. SMART ini merupakan singkatan, dari Specific, Measurable, Achievable, Realistic, and Time-Bound. Nah, kali ini saya ingin mencoba share sesuatu hasil dari pengembangan prinsip SMART ini, yaitu adalah SMARTER. Saya belajar prinsip SMARTER dari Michael Hyatt melalui bukunya Best Year Ever. Berikut adalah penjelasan singkat dari teknik SMARTER.

SMARTER juga merupakan sebuah singkatan, yaitu terdiri dari:

S – Specific (apa yang ingin dicapai bisa dibayangkan, dilihat bentuknya (konkrit)
M – Measurable (Resolusi dapat diukur progressnya)
A – Actionable (mudah dalam pengambilan langkah pertama)
R – Risky (Resolusi tidak terlalu mudah, memiliki risiko tidak tercapai sekitar 15% untuk melatih keluar dari zona nyaman)
T – Time-Keyed (Memiliki batas waktu)
E – Exciting (Membuat antusias, sesuai dengan passion)
R – Relevant (Sejalan dengan peran yang ditekuni)

Secara umum, SMARTER ini memang tidak jauh dari SMART. Namun, berdasarkan pengalaman saya, SMARTER ini dapat membuat resolusi atau goals kita menjadi lebih jelas dan menantang. Saya akan contohkan satu resolusi yang saya buat di tahun 2018 menggunakan prinsip SMARTER ini. Pada tahun 2018 lalu, “tema resolusi” dalam hidup saya adalah diterima untuk kuliah S3 di luar negeri. Dalam hal ini adalah Belanda. Saya kemudian mencoba untuk membuat resolusi berdasarkan prinsip SMARTER goals ini. Berikut adalah contohnya:

Mendapatkan Letter of Acceptance dari Profesor Alexander Verbraeck di TU Delft untuk menjadi pembimbing S3 selama 4 Tahun pada Bulan September 2018 diawali dengan mengirim CV dan Proposal Riset

Contoh resolusi SMARTER yang saya buat pada tahun 2018

Sekarang, mari kita coba melakukan breakdown dari contoh resolusi SMARTER tersebut,

Specific – Mendapatkan LOA, Nama Profesor dan tujuan Kampus spesifik
Measurable – Mendapatkan Letter of Acceptance dengan ttd dari Profesor
Actionable – Mengirimkan email berisi CV dan Proposal Riset
Risky – Berpeluang gagal karena mendaftar pertama kalinya sekolah ke luar negeri
Time-Keyed – Bulan September 2018
Exciting – TU Delft adalah Kampus Terbaik Belanda dan salah satu kampus terbaik Eropa
Relevant – Mendukung profesi dan goals jangka panjang saya menjadi Profesor Operations Research di Universitas Indonesia

Demikianlah contoh penerapan prinsip SMARTER dalam merumuskan resolusi Tahun Baru. Nah, tentu saja ada beberapa hal lain yang bisa kita lakukan untuk memperbesar peluang kita meraih resolusi tersebut (selain berdoa, tentu saja). Yaitu adalah:

Motivasi – Mengapa saya merancang dan meraih resolusi tersebut?

Langkah Konkrit – Apakah ada langkah konkrit yang bisa dilakukan untuk mencapai hal tersebut? Jika ada, apa saja?

Pendorong Aksi – Bagaimana cara saya menciptakan lingkungan yang suportif untuk mendukung tercapainya resolusi saya?

Taktik Antisipasi – Bagaimana jika ada kendala dan hambatan – hambatan dalam proses saya mencapai resolusi tersebut?

Sehingga, untuk setiap resolusi nantinya saya akan memilki catatan sebagai berikut:

Contoh penulisan goals dengan SMARTER GOALS
Contoh formulasi strategi penulisan goals dengan prinsip SMARTER

Artikel ini sekaligus menjawab pertanyaan beberapa peserta seminar atau pelatihan yang saya bawakan tentang bagaimana saya secara pribadi merumuskan resolusi tahun baru. Beginilah cara yang saya lakukan, yaitu dengan teknik SMARTER. Terkesan njelimet dan ribet? Tenang, masih banyak kok teknik lain untuk merumuskan resolusi tahun baru. Hal yang terpenting adalah hari yang kita habiskan dapat selalu kita fokuskan terkait dengan apa yang ingin kita capai.

Lalu apa yang mambuat saya semangat untuk membuat resolusi tahun baru dengan semangat, yang bahkan cenderung ribet seperti ini? Saya teringat dengan pesan seorang mentor,

“Kalau kamu ingin sukses, maka tirulah kebiasaan 5% orang sukses yang tidak dilakukan oleh 95% orang lainnya.”

Jadi kalau misalkan sebagian orang merasa bahwa apa yang saya berikan ini ribet dan njelimet, saya sangat wajar karena memang ya 95% populasi ya begitu. Tapi setidaknya untuk saya it works. Dan mungkin saya pikir bisa bermanfaat untuk Anda yang sedang ingin merumuskan resolusi tahun baru 2022 nya.

Semoga bermanfaat ya dan selamat merumuskan resolusi 2022 nya sebagai the best year ever!

Untuk mengundang saya memberikan pelatihan, silakan bisa email saya di arry.rahmawan@gmail.com atau DM saya melalui instagram @ArryRahmawan

Salam,
Arry Rahmawan