Pada tanggal 21 – 23 Juni 2023 kemarin, alhamdulillah saya diberikan kesempatan untuk menjadi narasumber dalam online workshop Business Model Canvas Batch 4 yang diselenggarakan oleh Lembaga Pengembangan dan Konsultasi Nasional (LPKN). Pada workshop online BMC Batch 4 kemarin, hadir 35 orang peserta yang terdiri dari berbagai macam latar belakang. Ada peserta dengan latar belakang pengusaha, dokter, dosen, mahasiswa, eksekutif muda, bahkan dari kalangan militer.
Setiap pelatihan publik seperti ini, saya selalu senang karena saya dapat belajar juga dari peserta dengan berbagai macam latar belakang. Termasuk, tujuan peserta dalam mengikuti kelas workshop online Business Model Canvas batch 4 ini beraneka ragam. Ada yang ikut karena ingin belajar tentang bagaimana merencanakan sebuah bisnis, ada yang ingin ikut karena ingin melakukan inovasi dengan bisnisnya agar bisa berjalan dengan lebih baik, dan juga ada yang ingin ikut karena ingin mengajarkannya kembali kepada mahasiswa atau peserta didiknya.
Acara yang berlangsung selama 3 hari full dengan sesi masing – masing selama 2 jam berlangsung dengan pendekatan pembelajaran aktif (active learning). Dalam 3 sesi online workshop tersebut, saya membawakan 3 materi yang berbeda.
- Pada hari pertama, saya membawakan materi tentang memahami Business Model Canvas dan bagaimana cara mengisinya. Pada sesi ini akan diperkenalkan 9 blok Business Model Canvas dan apa yang dimaksud dari setiap blok tersebut. Kemudian saya juga menjelaskan kaidah kaidah untuk mengisi Business Model Canvas sesuai dengan panduan yang saya dapatkan dari pembuat Business Model Canvas nya langsung, yaitu Alexander Osterwalder. Pada sesi pertama ini, peserta juga tidak hanya mempelajari teori penting tentang Business Model Canvas, namun juga praktik mengisinya secara langsung secara online.
- Pada hari kedua, saya membawakan materi tentang Business Model Checkup. Inti dari materi Business Model Checkup adalah kita akan mempelajari teknik untuk mengetahui apakah model bisnis kita yang sekarang sedang dijalani dalam kondisi sehat atau sakit. Pada sesi Business Model Checkup ini peserta akan mempelajari tentang 10 kriteria yang dapat digunakan untuk menilai sehat atau sakitnya model bisnis yang sedang dijalankan
- Pada hari ketiga, saya membawakan materi tentang Business Model Innovation. Materi pada hari ketiga ini intinya adalah bagaimana menghasilkan ide kreatif dan solusi – solusi untuk membuat model bisnis menjadi lebih baik dari sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh dari sesi Business Model Checkup, peserta akan belajar bagaimana memanfaatkan data tersebut untuk melakukan inovasi model bisnis berbasis kepada data Data-driven Business Model Innovation.
Bagi Anda yang berminat untuk mengundang saya memberikan pelatihan atau workshop lengkap Business Model Canvas di institusi Anda, silakan kontak saya melalui email di arry (dot) rahmawan (at) gmail.com. Dengan senang hati saya akan meluangkan waktu untuk berbagi apa yang saya ketahui tentang Business Model Canvas untuk menumbuhkan bisnis yang saat ini sedang Anda jalani.

Semoga bermanfaat.
Salam,
Arry Rahmawan


Hai, Kak Arry 😀
Apa kabar?
Aku cek blog lama, ternyata nggak bisa diakses, eh, aku coba masuk dengan ekstensi dotcom, ternyata dimigrasi ke sini.
Kangen diskusi, nih. hehe.
Semoga Kak Arry dan Kak Mel, Irsyad dan adiknya sehat selalu.
Alhamdulillaah kabar baik Ka Dika… Hehe iya diskusi aja boleh, udah kulanjut japri yaa… Hehehe….