Panduan Praktis Menulis Content Blog

Kali ini saya ingin sharing sebuah panduan bagaimana menulis content untuk blog, yang dalam tulisan ini lebih cenderung ke bentuk tulisan. Membuat tulisan di blog yang powerful dan membuat orang berminat membacanya adalah sebuah hal yang gampang-gampang susah. Umumnya orang itu malas untuk update blog nya karena merasa tidak ada orang yang baca, apalagi mengomentasi.

Berikut ini adalah sebuah panduan praktis menulis content blog. Panduan ini diharapkan bisa menjadi salah satu panduan agar kita terus menghasilkan tulisan terbaik dan berbeda dari yang lainnya.

Menuliskan Apa yang Kita Cintai

Dalam menulis content di blog, kita tidak perlu menjadi orang lain dengan menulis hal-hal yang tidak kita sukai. Tuliskan saja topik-topik yang memang kita cintai dan kita memiliki interest lebih di dalamnya. Jika memang blog itu nantinya akan dibuat sebuah blog yang membahas topik tertentu (niche) malah lebih baik. Misalkan saja ambil topik public speaking, sebuah topik yang Anda suka. Maka tuliskan saja semua hal all about public speaking yang memang Anda ketahui. Menuliskan apa yang kita suka secara tidak langsung juga membantu kita untuk terus menerus belajar tentang topik itu.

Pendek Namun Konsisten

Inilah asyiknya menulis di blog, tulisan yang powerful bukan dilihat dari panjang pendeknya, tetapi dari kekuatan isinya. Umumnya tulisan yang baik untuk blog maksimum adalah 500-600 kata. Di blog ini sendiri saya jarang menulis lebih dari 600 kata. Kenapa? Karena orang memiliki waktu yang sedikit untuk bisa membaca sesuatu yang sangat panjang. Terlebih biasanya orang scanning dulu terhadap apa yang ingin dia baca. Jika sudah panjang duluan, orang juga sudah malas ngikutinnya. Hehe.. Terus membuat tulisan tetap pendek juga tidak terlalu menghabiskan energi kita sebagai penulis. Jika kepanjangan, umumnya kita akan merasa bosan dan capek, coba aja. Hehe..

Menulis dengan Jadi Diri Sendiri

Salah satu kenikmatan yang paling menyenangkan dalam blogging adalah jika blog kita sepi tulisan, kita bisa melakukan copy paste seenak yang kita mau. Tapi tunggu dulu, apa artinya kita membuat blog jika isinya adalah hasil karya copas dari orang lain? Berarti ada tidaknya blog kita akan sama saja bukan? Buatlah tulisan yang memang ditulis dari suara Anda, suara hati Anda. Buat blog Anda menjadi unik karena tulisan itu benar-benar bergaya Anda sendiri, tidak perlu takut atau merasa tidak PD. Jika memang ada yang mengkritisi berarti sudah waktunya untuk belajar menulis lebih baik. Jika ada yang memuji, berarti gaya tulisan kita meningkat. Asyik bukan?

Keep on Update

Membuat blog itu buat saya yang penting adalah isinya. Apa? Ya, ISINYA. Bagaimanapun penampilan blog itu, walaupun sederhana namun jika isinya bermakna, maka itulah blog yang bagus menurut saya. Jadi tetap menjaga blog Anda di update secara berkala. Jika masalah isi sudah selesai, barulah kemudian membenahi tampilan di blog Anda sedikit demi sedikit agar lebih menarik lagi. Jika ingin menampilkan tulisan Anda di Google, tambahkan teknik SEO. Namun yang penting adalah apa yang Anda tawarkan dalam blog Anda itu berkualitas atau tidak.

Yap, itulah panduan praktis menulis di blog yang bisa Anda laksanakan sekarang juga. Ya, benar-benar sekarang juga tanpa menunda lagi. Jika ada tulisan Anda yang ingin agar saya membacanya, jangan sungkan untuk meninggalkan komentar atau mention saya di @ArryRahmawan