
Nah, berikut ini adalah tips-tips social media untuk personal branding yang semoga bermanfaat untuk Anda. Bagian kedua.
- Upload slide yang serius dalam hal materi dan desain. Buat materi yang berbobot dan berisi. Saran saya, share slide yang bersifat How-To.
- Buat semacam profil lengkap dalam slide dan kontak untuk kemudahan menghubungi Anda. Targetkan bahwa dari slide tersebut, Anda memiliki kenalan baru
Google+: Saya baru memakai Google+ karena saya masih berasumsi bahwa sedikit dari teman-teman saya yang menggunakannya. Buat apa menggunakannya kalau misalkan kita tidak memiliki jaringan? Namun ternyata Google+ bisa menaikkan personal brand kita dengan cara berikut ini,
- Perbanyak Circle Friend Anda terlebih dahulu. Invite mereka yang menjadi kontak email Anda.
- Post tentang tanggal-tanggal aktivitas Anda dalam event, segala hal terutama terkait dengan expertise Anda. Entah itu terkait dengan seminar, penelitian, pelatihan, atau hal apapun yang sedang Anda agendakan di hari itu.
- Post artikel-artikel bermutu yang pernah Anda tulis di Google+, hal ini akan memudahkah Google untuk mengindeks artikel Anda dan juga Anda sebagai pribadi akan diberikan tambahan kredit Google Authorship.
LinkedIn: Adalah social media yang dikhususkan untuk membentuk jaringan profesional kerja. Namun sering juga ini digunakan oleh para pembuka lowongan kerja untuk mencari orang atau SDM yang sesuai. Saat kita tepat menuliskan apa yang ada di LinkedIn kita, maka peluang untuk mendapatkan tawaran pekerjaan baru semakin mudah. Terkait LinkedIn, saya punya 13 tips dalam satu artikel tersendiri yang bisa Anda lihat di Membangun Personal Branding dengan LinkedIn.
Blog atau Website: Buat saya ini adalah kasta social media paling tinggi yang bisa Anda gunakan sebagai alat untuk menjual diri Anda. Seperti yang saya gunakan saat ini. Tips untuk membangun personal branding dari website atau blog sangat sederhana: buat profile page yang bagus dan update dengan artikel atau tulisan yang berkualitas, khususnya terkait dengan expertise Anda. Anda juga bisa menggabungkan atau embed semua jalur social media Anda di sini. Seperti yang saya lakukan, hehe..
Jika Anda menggunakan salah satu channel social media saja sebenarnya sudah bisa membuat brand Anda sebagai seorang personal naik. Namun, jika menggunakan semuanya bisa jadi nanti Anda akan melejit menjadi orang beken baru, saya menyebutnya OBB. Sudah banyak contohnya, terutama yang justru menggunakan media visual seperti Youtube yang lebih sering melejit jika Anda menghibur penontonnya.
Bagaimana menurut Anda?
Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan