Arry Rahmawan Destyanto

STUDENTPRENEUR TIPS: Cara Membuat Business Plan yang Tepat

#STUDENTPRENEUR TIPS merupakan rubrik artikel berseri yang saya buat khusus untuk menambah wawasan para pembaca buku terbaru saya, STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK.  Agar mendapatkan pemahaman yang menyeluruh, sebaiknya Anda membaca habis terlebih dahulu buku STUDENTPRENEUR GUIDEBOOK. Klik Di Sini untuk pemesanan.

Banyak sekali teman-teman mahasiswa yang bertanya bagaimana caranya membuat sebuah business plan yang tepat. Seringkali saat kita memikirkan business plan memang kesannya rumit sekali. Terdapat berbagai macam hal-hal yang harus diperhatikan dalam membuat business plan. Namun izinkan saya untuk mengungkapkan bahwa yang namanya business plan dibuat tidak jauh dari 3 tujuan:

  1. Untuk tujuan lomba-lomba
  2. Untuk memulai sebuah bisnis
  3. Untuk melakukan presentasi kepada investor agar mau menanamkan modalnya di bisnis kita

Nah, baiknya sebelum kita membuat business plan, ketahui dulu untuk apa business plan tersebut kita gunakan. Jika tujuannya untuk perlombaan, maka pelajari format dengan baik dan belajar langsung dari pemenang tahun lalu serta pelajari juga cara penilaian jurinya.

Untuk business plan yang digunakan dalam memulai bisnis secara real, umumnya tidak perlu terlalu rumit yang penting memiliki timeplan yang jelas dan tegas. Contoh, di bulan ini omzet Rp250.000.000, maka itu sudah bisa disebut sebagai business plan. Ada rencana, maka selanjutnya adalah memikirkan strategi lapangan bagaimana mencapainya. Saya menyarankan untuk business plan yang dibuat bukan untuk lomba ataupun diajukan ke investor, maka bisa mempelajari apa yang namanya Business Model Canvas.

Yang umumnya terlihat rumit selain untuk lomba adalah untuk mempengaruhi investor agar menanamkan modalnya di bisnis kita. Business plan tipe ini perlu dibuat singkat, jelas, namun berisi.

Walaupun tujuannya berbeda-beda, namun setiap business plan memiliki unsur yang sama yang perlu diperhatikan. Yang membuatnya beda hanya tingkat kedalamannya saja. Umumnya tujuan business plan untuk nomor 1 dan 3 yang memerlukan analisis lebih dalam.

Lalu, bagaimana membuat business plan yang tepat?

Bagian Paling Esensial dalam Business Plan

Sekurang-kurangnya, business plan yang tepat dapat menjelaskan atau terdapat hal-hal di bawah ini,

Tambahan: Bagian ini memang seringkali tidak diminta, namun beberapa investor yang jeli akan bertanya, “Apa kekurangan dan risiko bisnis Anda?”. Jadi persiapkanlah Risk Analysis dari bisnis kamu. Bagian Risk Analysis tidak kita bahas sekarang. Intinya adalah berikan analisis risiko yang berimbang. Jangan terlalu menjatuhkan bisnis kita, namun juga jangan pula berkata bisnis kita anti risiko. Selain itu kamu juga perlu belajar untuk menjadi presenter yang berpengaruh, yang bisa kamu temukan di sini.

Oke! Sekian dulu #STUDENTPRENEUR TIPS nya, nanti akan kita lanjutkan lagi di tulisan selanjutnya.

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan

*Anda ingin request tips dan trik bisnis untuk memecahkan masalah yang sedang Anda hadapi? Silakan tinggalkan komentar Anda. Temukan artikel berkualitas seputar tips pengembangan bisnis, karier dan pencapaian hidup di ArryRahmawan.net setiap harinya.Klik di sini untuk mendapat kiriman artikel langsung ke email Anda. Gratis!

Exit mobile version