
Profesi sebagai trainer dan penulis yang dulu saya harapkan bisa menjaga diri ini agar terus termotivasi pun adakalanya jenuh juga. Pernah saya merasakan sebuah titik di mana benar-benar malas untuk melakukan berbagai macam hal. Rasanya capek, bosan, dan tidak tahu harus melakukan apalagi. Rasanya saat-saat seperti itu adalah saat hidup terasa hampa. Ya, benar-benar kita tidak tahu harus berbuat apa.
Saya juga tidak tahu mengapa dan bagaimana itu bisa terjadi. Yang saya rasakan adalah kebosanan dan kejenuhan. Semangat untuk bekerja dan belajar yang hilang. Pernah saya curhat ke teman atau sahabat-sahabat dekat tentang rasa yang saya alami. Ada beberapa nasihat yang bagus dan berhasil, namun kebanyakan meluap dalam waktu beberapa hari.
Sampai akhirnya saya mendapatkan sebuah nasihat yang luar biasa dari Ust. Yusuf Mansur. Kita kadang terlalu sombong untuk mengejar segala impian kita dengan kekuatan kita sendiri, sehingga pada saat kita jenuh dan capek, kita lupa bahwa ada kekuatan yang Maha Besar, yaitu Allah Tuhan semesta alam.
Tidak merasakan makna dalam hidup terjadi saat orang lepas dari tujuan hidupnya. Sebuah pertanyaan penting untuk dijawab, untuk apa saya hidup di dunia ini? Orang yang tidak dapat memaknai dirinya adalah mereka yang lupa dan benar-benar lupa tentang tujuannya ada di dunia. Fenomena inilah yang seringkali kita lihat mengapa orang yang banyak uang nya pun kadang depresi luar biasa, karena tidak memaknai kehidupannya.
Ada 3 formula untuk membuat hidup kita menjadi lebih sukses dan bahagia. Come to HIM, yaitu tundukkan kembali hati-hati kita. Sudahkah kita beraktivitas di dunia ini karena ingin mengabdi kepadaNya? Sudahkah kita mendatangiNya dalam setiap shalat kita dengan tulus setulus-tulusnya?
Formula selanjutnya adalah talk to HIM, berbicara kepadanya. Sombongnya manusia biasanya mereka lebih percaya kepada manusia yang bisa memberikan kemakmuran daripada TuhanNya sendiri. Maka banyak dari orang yang lebih takut kepada manusia agar terhindar dari kemiskinan. Padahal, Allah itu Maha Besar dan tidak ada yang tidak mungkin bagiNya. Sudahkah kita melantunkan doa-doa dan membicarakan apa yang kita minta kepadaNya? Sudahkah kita membaca ayat-ayatNya setiap hari, atau hanya menjadikan Al Quran pajangan di rumah kita? Sudahkah kita tersungkur bersujud dan meminta bimbingan dariNya untuk menjalani kehidupan ini?
Formula terakhir yaitu give to HIM. Memberi sesuatu kepadaNya. Manusia kadang-kadang memiliki logika pemikiran yang terbaik. Kaya dulu baru saya memberi. Menjabat dulu baru saya menyejahterakan. Padahal untuk bisa memiliki sebuah rumah mewah, kita harus membayar DP dulu baru bisa menempati rumah itu. Sama dengan keberkahan dan keberlimpahan, akan datang jika kita memiliki mental kaya dan suka memberi. Maka, sudahkah kita memberikan sesuatu yang memang benar-benar khusus diperuntukkan kepadanya? Sedekah kepada orang yang kesulitan, mungkin?
Ketiga hal itu yang alhamdulillah jika diterapkan akan selalu memberikan spirit yang luar biasa besar dan memberi makna dalam kehidupan. Come to HIM, Talk to HIM, Give to HIM, secara tidak langsung akan membawa kita pada posisi bahwa tidak ada kekuatan yang lebih besar dari yang Maha Kuasa. Tidak ada yang tidak mungkin bagi kekuatan ini. Asalkan kita yakin seyakin-yakinnya, maka pasti ada cara untuk bisa mencapai impian kita dengan tetap membuat hidup kita menjadi penuh makna.
Bagaimana menurut Anda?
Salam,
Arry Rahmawan
Passionate Educator
Silakan temukan inspirasi lainnya dari saya melalui:
Free Online Course di YouTube : Channel Arry Rahmawan
Free Kultwit di : Twitter @ArryRahmawan
Free Inspirational Quotes : Instagram @ArryRahmawan
Free Inspirational Notes : Grup Facebook
Anda juga bisa mengikuti pelatihan hidup lebih produktif secara online dari saya dalam program ProductiveME! Academy Online secara GRATIS!