Arry Rahmawan Destyanto

Pemanfaatan Lean UX Canvas untuk Memecahkan Masalah Bisnis

Pemanfaatan Lean UX Canvas untuk Memecahkan Masalah Bisnis

Pemanfaatan Lean UX Canvas untuk Memecahkan Masalah Bisnis

Menjadi konsultan bisnis dan trainer business canvas sejak tahun 2012 memberikan saya banyak kesempatan untuk bisa belajar beragam jenis-jenis tools untuk melakukan problem solving dan decision making dalam bisnis. Salah satu yang akan saya bagikan pada kesempatan kali ini adalah pemanfaatan Lean UX Canvas untuk Memecahkan Masalah Bisnis.

Lean UX Canvas merupakan sebuah alat bantu bisnis yang diciptakan oleh Jeff Gothelf dengan beberapa tujuan. Di antaranya adalah:

Lalu, seperti apakah bentuk dari Lean UX Canvas? Berikut ini adalah bentuk dan bagian – bagiannya.

Tampilan utama dari Lean UX Canvas (sumber: jeffgothelf.com)

Berbeda dengan Business Model Canvas yang memiliki 9 blok, untuk Lean UX Canvas ini memiliki 8 blok yang berhubungan satu dengan yang lainnya. Kedelapan blok tersebut adalah:

Demikianlah sedikit penjelasan umum tentang salah satu canvas yang saya rekomendasikan untuk digunakan dalam pemecahan masalah, yaitu Lean UX Canvas. Dengan menggunakan Lean UX Canvas ini, tim dari berbagai divisi yang memiliki tugas berbeda akan dapat berdiskusi bersama tentang masalah krusial yang sedang dihadapi organisasi saat ini. Selain itu, Lean UX Canvas juga dapat membantu memperjelas goals / objectives dari 2 perspektif yang berbeda: yaitu perspektif bisnis dan konsumen atau user. Bahkan, Lean UX Canvas ini menegaskan bahwa jika kita ingin memecahkan masalah bisnis, maka fokuslah kepada permasalahan konsumen. Dengan menghasilkan solusi yang tepat sasaran dalam menyelesaikan masalah konsumen, maka secara logika performa bisnis (business outcome yang diharapkan) juga akan naik.

Untuk contoh pengisian Lean UX Canvas secara riil dalam bisnis, insyaAllah akan saya update artikel ini di kesempatan berikutnya.

Salam,
Arry Rahmawan

Exit mobile version