
Saya sendiri memulai blogging sejak tahun 2007 untuk pertama kalinya. Namun kemudian benar-benar serius ngeblog di bulan Agustus 2012 dengan diluncurkannya blog ini yang sejak saat itu saya berkomitmen untuk bisa menulis setiap hari. Memang benar, yang namanya segala sesuatu itu lebih mudah memulai ketimbang mempertahankannya dengan konsisten apalagi dalam jangka waktu yang panjang. Tapi inilah yang saya lakukan untuk dapat terus menulis dengan konsisten.
Clear Goals, di mana saya menetapkan terlebih dahulu apa target-target yang ingin dipenuhi saat saya menulis. Menulis itu pun perlu tujuan, agar semangat kita bisa terus menyala dengan konsisten. Entah kita ingin menulis untuk menginspirasi, mendidik,, atau tujuan lainnya yang positif. Baca juga tulisan saya, menulis juga membutuhkan mission statement.
Menunda Kesenangan, apa kesenangan Anda? Apa hal yang paling Anda sukai untuk Anda lakukan? Kita ambil contoh, yaitu menonton. Saya biasa menggunakan cara menunda kesenangan ini untuk membuat tulisan-tulisan saya selesai. Sehingga jika saya ingin menonton sebuah film bagus, saya tidak akan menontonnya sampai saya menghasilkan sebuah tulisan pada hati itu, entah artikel atau draft buku saya. Biasakan untuk memberi reward jika Anda sudah selesai menulis. Ini merupakan salah satu cara yang sangat ampuh untuk dapat membuat kita menulis secara konsisten.
Menulis Sekarang Juga, tidak perlu menunggu lama untuk menulis di blog. Jika memang sudah ada topiknya, tuliskan sekarang juga. Sebagai contoh, saya hanya membutuhkan maksimal 20-30 menit untuk menghasilkan sebuah tulisan di blog ini. Jadi jika memang bisa kita mulai saat ini,segeralah dimulai pada saat itu juga tanpa perlu menundanya. Walaupun artikel itu pendek, tidak masalah. Yang penting ada sebuah karya baru yang dihasilkan, bukankah begitu?
Itulah beberapa cara yang biasa saya lakukan. Saya menyarankan agar Anda menulis di blog 40 hari berturut-turut agar menjadi sebuah kebiasaan. Jika menulis itu sudah menjadi kebiasaan, maka akan aneh rasanya jika satu hari saja kita tidak menulis.
Bagaimana menurut Anda? Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow saja @ArryRahmawan