Arry Rahmawan Destyanto

Kreativitas yang Menghambat Pengembangan Bisnis

Membaca judul di atas, mungkin kita bertanya-tanya bagaimana mungkin kreativitas yang justru merupakan kunci keberhasilan bisnis malah jadi penghambat? Apakah benar, ada kreativitas dalam bisnis yang menghambat?

Untuk pembaca yang ingin atau sudah memulai bisnis, tentu mengetahui bahwa kreativitas adalah kunci paling esensial untuk membuat bisnis terus berkembang. Kreativitas inilah yang membuat ide dan inovasi terus mengalir, sehingga bisnis kita bisa terus bertahan dan berkelanjutan. Sudah banyak sekali contohnya usaha yang mati karena kurang cepat menangkap perubahan dan bertindak kreatif untuk mengatasinya.

Namun, kreativitas yang menghambat pengembangan bisnis justru saya temukan akhir-akhir ini pada beberapa pebisnis pemula yang sedang saya bina.

Seperti layaknya seseorang yang sangat menggebu-gebu karena baru memulai bisnis, selalu saja ada ide kreatif yang bermunculan untuk segera dieksekusi. Beberapa binaan saya, termasuk yang seperti itu. Di awal memulai bisnis, mereka stick ke dalam satu bidang. Ternyata di beberapa bulan selanjutnya, kreativitas mereka yang menggebu-gebu membuat mereka ingin segera membuka bidang-bidang bisnis yang lain. Mereka merasa bahwa satu bidang ini sudah cukup berjalan dan kuat untuk membuka bisnis lainnya. Sepertinya mereka ingin membuat semacam blabla Group, biar kesannya bisnis menjadi besar.

Pernahkah kita seperti itu? Saya pribadi pernah mengalaminya. Pada waktu awal memulai bisnis, saya pernah mengerjakan bisnis percetakan, penerbitan buku, dan training sekaligus. Hasilnya? Benar-benar merasa kesulitan sekali.

In this point, too much creativity can be a bad thing.

Ibaratnya saya disuruh menangkap dua kelinci yang berlari di waktu yang bersamaan. Sungguh sulit.

Maka inilah pelajaran pentingnya: daripada kita tidak mendapatkan satu kelinci pun, bagaimana jika kita fokus untuk menangkap satu kelinci dulu, baru kemudian menangkap kelinci yang lain?

Ya, semudah itu menjelaskan mengapa fokus dalam bisnis itu sangat penting. Maka, bagi teman-teman, khususnya pengusaha muda, coba kita fokuskan terlebih dahulu bisnis yang saat ini sedang kita geluti. Kita rawat, kita tumbuhkan, sampai berkembang besar, baru kemudian kita buat bisnis-bisnis yang lain. Menjadi seorang pengusaha adalah proses pembelajaran, dan pembelajar yang baik adalah mereka yang bersabar dalam aktivitas belajar itu.

Bagaimana menurut Anda?

Ingin berkomunikasi dengan saya? Follow @ArryRahmawan.

Ingin mendapatkan tips, trik, dan strategi-strategi bagaimana membangun bisnis saat masih menjadi pelajar dan mahasiswa yang tidak bisa Anda temukan di tempat lain? Temukan jawabannya di Studentpreneur Guidebook!  ”Ya, Saya tidak sabar untuk membacanya. Saya ingin memesan buku ini sekarang juga!”

Anda ingin membuat event kewirausahaan dan ingin mengundang saya sebagai trainer atau speaker? Ya, saya ingin mengundang untuk membuat acara saya lebih menarik.

[at_logo_carousel id=”2379″]

Exit mobile version